A+ A A-

Uncategorised

  • Written by Administrator
  • Category: Uncategorised
  • Hits: 49

Ditahan Imbang, Mourinho Keluhkan Kondisi Lapangan Rostov

Namun begitu, The Special One cukup puas dengan performa para pemainnya pada lapangan yang kurang bersahabat. Mourinho juga yakin akan leg kedua pekan depan yang sangat terbuka bagi Manchester United untuk meraih kemenangan dan melangkah ke babak perempat final.

Manchester United gagal meraih kemenangan di Rusia, saat bertandang ke Markas Rostov untuk melakoni partai leg pertama babak 16 besar Liga europa. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1, dan setelahnya, Manajer Jose Mourinho mengakui bahwa faktor lapangan menjadi alasan utama kegagalan Ibra cs Meraih kemenangan dalam laga tersebut.

Sebelum pertandingan berlangsung, manajer asal portugal tersebut memang sempat melihat lapangan yang akan digunakan dalam pertandingan nanti, dan jelas baginya bahwa dalam kondisi lapangan seperti itu, umpan-umpan yang dilancarkan tidak akan berjalan dengan baik.

Benar saja, Meskipun United pada awalnya berhasil unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak Henrikh Mkhitaryan, namun mereka akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1. Mourinho kembali menuturkan bahwa kondisi lapangan adalah faktor utama kegagalan timnya meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Kendati demikian, Pelatih asal Portugal tetap menyanjung performa para pemainnya secara keseluruhan dalam pertandingan tersebut, dan yakin bisa membalikkan kedudukan Agregat sementara pada leg kedua di Old Trafford pekan depan.

“Itu penampilan yang sangat bagus melihat ke kondisi di lapangan. Mustahil untuk tampil lebih baik, mustahil untuk memainkan umpan-umpan di laga ini,”

“Kami memainkan apa yang dituntut pertandingan dan bermain dengan baik. Kami membuat satu kesalahan bertahan. Kami memiliki hasil terbuka untuk leg kedua dengan sedikit keuntungan bagi kami. Tidak ada cedera juga dalam laga ini.” kata Mourinho kepada BT Sport.

  • Written by Administrator
  • Category: Uncategorised
  • Hits: 53

Everton berencana Perpanjang Kontra Ross Barkley

Ada beberapa pemain yang tengah berada dekat dengan penghujung kontraknya, Barkley adalah salah satu diantara para pemain tersebut. Tapi, berdasarkan penuturan Ronald Koeman, sudah ada rencana untuk memperpanjang kontrak sang pemain, meski sejauh ini belum ada pembicaraan langsung mengenai hal tersebut.

Ross Barkley, gelandang tim Nasional Inggris berusia 23 tahun ini menjadi sasaran transfer beberapa klub Eropa pada musim panas mendatang. Namun, Everton sendiri tak akan membiarkan pemain andalannya itu pergi, mereka siap memagari Barkley dengan kontrak baru secepatnya.

Sebagaimana diketahui, Ross Barkley telah menjadi bagian dari Everton sejak masih berkutat di level Junior, tepatnya sejak sang pemain masih berusia delapan tahun. Yang bersangkutan kemudian menembus level senior di tahun 2010, sempat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday dan Leeds United sebelum akhirnya kembali ke tim utama The Toffees pada tahun 2013.

Karirnya terus membaik seiring dengan performa yang terus berkembang, bahkan belakangan ini, Barkley mulai dikaitkan dengan sejumlah raksasa Eropa. Tentu saja pihak Everton tidak tinggal diam, apalagi faktanya, saat ini kontrak Barkley tinggal menyisakan satu tahun lagi.

Pelatih the Toffees, Ronald Koeman mengakui bahwa ada beberapa pemain yang memiliki sisa kontrak tinggal satu sampai dua tahun lagi, termasuk Barkley diantaranya. Klub sudah berencana memperpanjang kontrak gelandang berusia 23 tahun itu, namun masih belum ada pembicaraan dengan Barkley sejauh ini.

“Ya sudah ada rencana untuk membahas [kontrak baru] itu, Saya rasa pembicaraannya belum dimulai. Ada sejumlah pemain yang kontraknya berakhir sebentar lagi, dia [Barkley] adalah salah satunya dan kami akan mencoba segalanya untuk mempertahankan Ross dan memperpanjang kontraknya.” kata Koeman.

  • Written by Administrator
  • Category: Uncategorised
  • Hits: 63

Akhir Musim Ini, Lahm Putuskan Pensiun sebagai Pemain

Lewat laman resmi Bayern Munchen, sang legenda hidup klub Munich tersebut mengakui bahwa tubuhnya tidak akan mampu lagi melanjutkan performa terbaik musim depan. Jadi, musim panas mendatang adalah saat yang tepat untuk menyudahi karir sebagai pemain sepakbola .

Sebuah keputusan yang mengejutkan dituturkan oleh Kapten Bayern Munchen, Philipp Lahm pekan ini. Tak lama setelah mampu membantu Die Roten memenangkan pertandingan babak perempat final Piala Liga melawan Wolfsburg, Lahm menuturkan rencananya untuk gantung sepatu pada akhir musim nanti.

Lahm, 34 tahun, telah bermain bagi Bayern Munchen sepanjang karirnya sebagai pemain sepakbola, dan faktanya dia adalah salah satu lulusan dari tim akademi Die Roten. Sejak debutnya pada tahun 2003 silam, Lahm memang dikenal sebagai salah satu sosok yang paling konsisten di atas lapangan. Namun, sebagai manusia biasa, Lahm juga mengaku punya batas kemampuan.

Usai menandai caps ke-501 nya bersama dengan Bayern Munchen dalam laga kontra Wolfsburg kemarin, sang kapten menuturkan rencananya untuk gantung sepatu pada musim panas mendatang, atau selepas berakhirnya kompetisi musim ini. Hal tersebut karena dia merasa tak bisa lagi meneruskan performa terbaiknya musim depan.

"Lebih dari setahun lalu saya mulai mengecek dan mempertanyakan diri sendiri dari hari ke hari dan dari pekan ke pekan. Saya yakin saya akan mempertahankan performa puncak sampai akhir musim, Saya bisa mempertahankan performa sampai akhir musim, tetapi tidak melewati itu." kata putra asli kelahiran Munich 33 tahun silam ini di laman resmi klub.

Lebih lanjut, Lahm kemudian berbicara mengenai peluang mengisi posisi sebagai direktur teknik klub, “Sempat ada dialog tentang hal tersebut, namun pada akhirnya saya merasa bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk mengemban posisi baru di Bayern” tandasnya.

  • Written by Administrator
  • Category: Uncategorised
  • Hits: 66

Frank Lampard Kenang Kembali Sentuhan Magis Ronaldinho'

Bahkan, menurut sosok gelandang asal Inggris yang baru saja resmi gantung sepatu itu, Ronaldinho lebih layak disebut sebagai “pemain yang berasal dari planet lain” karena kemampuan ajaibnya dalam mengolah si Kulit bundar pada piala dunia 2018. Lampard sangat mengagumi sosok legenda brazil itu.

Frank Lampard, legenda Chelsea ini baru saja resmi gantung sepatu setelah 21 tahun menjalani karier sebagai pemain sepakbola profesional. Mantan gelandang Chelsea itu kemudian mengenang beberapa momen berkesan dalam kariernya, termasuk salah satunya saat berhadapan dengan Legenda brazil, Ronaldinho.

Sebagaimana diketahui, Lampard selama karirnya memang sempat menghadapi sejumlah pemain papan atas, dan Ronaldinho adalah salah satunya. Dia berhadapan dengan legenda Brazil tersebut dalam sejumlah kesempatan di ajang Liga Champions Eropa melawan Barcelona.

Saat berhadapan dengan Ronaldinho untuk pertama kali, gelandang Inggris ini harus mengakui keunggulan Pentolan Barcelona itu. Dia terkesan dengan skill olah bola yang dimiliki R10, dan menyebutnya sebagai pemain yang berasal dari planet lain.

“Barcelona setelah kedatangan Ronaldinho adalah tim yang lebih baik, dan setelah dia, Lionel Messi muncul sebagai bintang baru klub. Ronaldinho mampu melakukan hal yang mustahil ketika dia sudah menguasai bola dengan kedua kakinya. Saya tidak pernah melihat pemain seperti dirinya. Saat pertama bertemu dengannya di Liga Champions, saya berkata dalam hati, ‘Wow, pemain ini berasal dari planet lain’,” Demikian ujar kepada Chelsea TV.

Adapun, Frank Lampard dan Ronaldinho tercatat pernah enam kali berduel di Liga Champions Eropa, masing-masing dengan seragam Chelsea dan Barcelona di sepanjang tahun 2005 hingga 2006. Dari enam pertemuan tersebut, dua kemenangan diraih Chelsea, dua kemenangan diraih Barcelona, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.